Archive | July, 2012

Surat Cinta-7

22 Jul

Sunday 22 July 2012                        7:58

Image

Dear ai,

Jika mengulang kata bisa membuatmu merasa lebih baik, maka dengan senang hati akan tetap kuulang kembali: tentang rasa dan tentang adanya kita. Biar kusegarkan kembali dengan kalimat lama: dingin kesannya caraku mencinta, tapi seberapa besarnya pun ruang di hati hangatku, tetap hanya bisa menampung satu nama. Sepanjang dirimu menginginkannya, lukiskanlah namamu di dalamnya: lagi dan lagi. Kan slalu ada cukup ruang di dalamnya.

Jarak dan segudang ucap dari sekeliling, jangan biarkan usik hati dan pikirmu. Biarlah rangkaian kata dari sekitar  perkuat rasa di hati. Sepanjang dirimu mencinta dengan tulus, aku akan tetap ada. Kuhargai keberadaanmu sebagai jawaban dari bisik doa.

Jika ingin satu kepastian, dengarlah bisik kata ini:  tak pernah terlintas di pikirku tuk pergi menjauh dan mengakhiri apa yang sudah terjalin. Inginku: kebersamaan saat ini hanya lah langkah awal tuk mewujudkan mimpi selanjutnya. Melalui momen-momen yang kita jalani  saat ini, cobalah mengenaliku dari dua sisi: kelebihan dan kekurangan. Bagaimana pun, jika ingin melangkah bersama, kita harus bisa mencintai kekurangan masing-masing.

Dear ai,

Hidup tetap berjalan dengan dua sisi berdampingan: tawa- tangis, senyum- cemberut, senang-sedih, fit-lelah. Dan kekasih, aku juga berada dalam lingkaran yang sama. Kadang, lelah buatku lupa tersenyum padamu. Itulah adanya aku, lihatlah dari dua sisinya. Jika cinta dan kasih yang kita tanam kuat, maka kita akan selalu bersama. Kapan mengakhiri rentang jarak? Waktunya pasti akan tiba. 🙂