Archive | January, 2010

Stres Orang Tua Ganggu Pendidikan Anak

29 Jan

nydailynews.com

ANAK-ANAK juga bisa stres akibat ulah orang tua mereka. Studi terbaru mengungkapkan, orang tua yang membawa stres dari kantor ke rumah bisa menghambat perkembangan pendidikan anak di sekolah.

Studi menemukan, para ibu dan ayah yang kelelahan dengan pekerjaan mereka akan membawa perasaan kecewa tersebut ke rumah. Sebagai akibatnya, anak-anak mereka cenderung kehilangan ketertarikan dengan pekerjaan sekolah.

Anak-anak ini mulai cemas kalau-kalau mereka tidak bisa menyejajarkan diri dengan teman sekelas mereka. Selain itu, anak-anak ini juga menjadi sinis melihat pentingnya pendidikan dan ulangan. Di samping itu, mereka bahkan mulai mengalami kelelahan yang ditemani dengan stres.

Peneliti dari Academy of Finland’s educational arm menanyai lebih dari 500 remaja mengenai pengalaman stres mereka. Gejala yang diperhatikan termasuk kelelahan, rasa ketidakmampuan sebagai seorang pelajar dan sinisme terhadap nilai-nilai sekolah  atau pendidikan.

Selain menanyai anak, peneliti juga meminta keterangan dari para orang tua mengenai stres terkait pekerjaan mereka. Studi yang dipublikasikan di European Journal of Developmental Psychology ini melaporkan, orangtua yang stres secara fisik dan emosional cenderung memiliki anak yang juga stres fisik dan emosional akibat pekerjaan sekolah mereka.

Selain itu, ayah yang stres cenderung memiliki anak laki-laki yang stres dan ibu yang bekerja di bawah tekanan juga cenderung memiliki anak perempuan usia sekolah yang stres.

“Orang tua dengan jenis kelamin yang sama cenderung menjadi model panutan dalam perkembangan stres,” tutur peneliti Profesor Katariina Salmela-Aro, seperti dikutip situs dailymail.

Selain itu, lanjut Salmela-Aro, faktor keuangan juga turut berpengaruh. Semakin besar kecemasan orangtua terkait masalah keuangan keluarga, semakin tinggi pula tingkat stres.

Akan tetapi, menurut pakar dari Inggris, anak-anak bukan menyerap kecemasan orangtua mereka. Stres pada anak cenderung disebabkan oleh kurangnya perhatian.

Orang tua dengan jam kerja yang panjang, menurut pakar, seringkali membuat orangtua pulang ke rumah dalam keadaan capek. Karena itu, mereka tidak sempat lagi membacakan cerita, berbicara dan mendengarkan anak-anak mereka.”Hal ini bisa mengganggu kesehatan dan performa anak.”

Rahasia Cegah Bibir Kering dan Pecah-Pecah

29 Jan

marieclaire.com

BIBIR merupakan area kulit yang paling rentan menerima serangan sinar matahari, angin serta udara yang kering dan dingin. Menurut dermatolog dari Amerika Serikat, Jessica Wu, bibir merupakan membran mukus. Karena itu, bibir mempunyai lapisan permukaan paling tipis dibandingkan semua area kulit lainnya. Akibatnya, kulit bibir paling cepat kering dan mudah pecah-pecah. Berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah dan mengatasi bibir pecah-pecah.

Hindari menjilat bibir. Menjilat lidah, menurut dermatolog Jennifer Linder dari University of California San Francisco, justru akan memperburuk bibir yang sudah pecah-pecah.

“Begitu air liur menguap, kulit bibir akan semakin kering,” tutur Linder, seperti dikutip situs webmd.com. Selain itu, air liur juga mengandung asam yang membantu memecah makanan. Asam-asam tersebut hanya akan menyebabkan iritasi saat menyentuh kulit bibir.

Hindari menggosok, mengupas atau menggigit serpihan kulit yang pecah-pecah. Mengikis kulit yang sudah tipis, terang Linder, bisa memicu perdarahan dan mengundang rasa tidak nyaman. Selain itu, hal ini juga memperlambat proses pemulihan dan  memperparah iritasi kulit.

Yang lebih buruk lagi, Anda bisa menderita infeksi dari kotoran dan bakteri yang masuk ke celah-celah bibir. Di samping itu, menekan atau mengiritasi kulit di sekitar mulut bisa membangunkan virus herpes yang sedang tidak aktif. Hal ini akan memicu sariawan. Bibir pecah-pecah juga menyingkap ujung saraf, tempat hidup virus herpes. Paparan ini juga bisa menstimulasi virus.

Pastikan selalu membawa pelembab bibir.
Bibir memerlukan pelindung agar tetap tampil sehat dan seksi. Pastikan selalu memakai pelelmbab bibir. Pelembab berperan seperti topi, menjadi benteng pertahann dan melindungi kulit yang lembut dari cuaca buruk. Pilihlah produk yang mengandung minyak biji jarak, mentega, atau minyak biji bunga matahari untuk menutrisi kulit yang pecah-pecah.

Hati-hati pilih pelembab bibir.
Menurut dermatolog dari Des Moines University College of Osteopathic Medicine and Surgery di Iowa Steven K. Grekin, DO, beberapa pelembab justru menimbulkan efek negatif yang lebih banyak dibandingkan efek positif.

“Banyak komponen yang bisa memicu kulit kering dan iritasi, termasuk eucalyptus (kayu putih), mentol dan kapur barus,” terang Grekin.

Lindungi bibir sebelum tidur.
Kunci menghindari bibir pecah-pecah adah cepat-cepat dan sering-sering mengoleskan pelembab. Dermatolog menganjurkan Anda mengoleskan pelembab tebal sebelum tidur. Hal ini untuk mencegah bibir kering akibat mulut yang seringkali terbuka saat tidur.

Soda Cocktail Ampuh Bunuh Keinginan Rokok

29 Jan

health.com

MENJALANKAN niat berhenti merokok bukanlah hal yang mudah. Akan tetapi, bukan juga hal yang mustahil untuk dilakukan. Pada faktanya, meskipun ada yang gagal, banyak juga yang melaporkan berhasil menghilangkan kebiasaan buruk ini. Berikut trik dari mantan perokok yang bisa menjadi inspirasi Anda dalam upaya hidup lebih sehat dengan bebas rokok.

Kubur rokok Anda. Cara ini efektif membantu Pat Owens dari Valley Stream, New York.”Saya membungkus rokok dalam kantung plastik dan menguburnya dalam pot bunga di pekarangan belakang. Dengan begitu, saya harus menggali dan menguburnya kembali setiap kali saya ingin merokok,” tutur Owens, seperti dikutip situs health.com

Taruhan. Cobalah mencari teman yang sama-sama berniat berhenti merokok. Anda dengan teman bisa menentukan hadiah yang diinginkan dan denda yang harus dibayar jika tidak berhasil dalam batas waktu yang ditentukan. Cara ini efektif membantu Eric Katzman dari Queens, New York.”Teman saya yakin saya tidak akan berhasil dalam batas waktu satu bulan. Tapi ternyata saya menang dan mendapatkan traktiran steak kesukaan saya,” terang Katzman.

Konsumsi biskuit
.”Sepupu saya merokok selama 20 tahun. Dia berhenti dengan cara yang menarik, dia mulai mengganti keranjingan rokok dengan mengonsumsi biskuit. Dia mengunyah biskuit setiap kali ingin merokok dan akhirnya berhenti,” terang  Chris T. dari New York.

Buat kesepakatan.”Saya membuat kesepakatan dengan diri sendiiri, saya menyatakan pada diri sendiri bahwa saya bisa membeli tiket lotre tanpa rasa bersalah jika saya bisa menghentikan kebiasaan membeli rokok. Sejak itu, saya sudah  bebas rokok selama 25 tahun,” tutur Liz Rubin dari North Potomac.

Minum soda cocktail. “Saya baca anjuran dokter di surat kabar. Jika ingin berhenti merokok, dokter menganjurkan untuk mencampur satu gelas air dengan satu sendok makan soda kue dan meminumnya dua kali sehari selama minggu pertama dan sekali sehari selama minggu kedua. Biasanya saya merokok 30 batang sehari. Saya minum dua gelas pada Minggu dan Senin. Pada hari itu saya masih merokok dua batang. Pada Selasa saya hanya menghisap satu batang dan akhirnya berhenti sama sekali. Saya teruskan minum soda tersebut hingga akhir minggu. Saya bahkan tidak minum lagi di minggu kedua. Dan saya sudah bebas rokok selama 20 tahun,” ungkap Joanne Fanizza dari Farmingdale, New York.

Hipnotis diri Anda. “Saya seorang psikolog di New Jersey. Pada 1976, saya mengikuti pelatihan hipnotis dan masih merokok satu bungkus sehari. Pada malam tahun baru, seorang teman minta saya membantunya berhenti merokok dengan memanfaatkan keahlian hipnotis saya. Kami menghabiskan waktu sekitar satu jam dalam keadaan setengah sadar. Minggu berikutnya, saya dan teman berbicara melalui telepon, dan dia sambil merokok. Pada saat itu saya sadar bahwa saya belum menghisap sebatang rokok pun sepanjang minggu. Saya telah menghipnotis diri sendiri. Sekali-sekali saya masih memikirkan rokok, tapi sekarang saya sama sekali tidak mengingat rokok lagi. Saya sudah bebas rokok selama 30 tahun,” terang Sheila Sidney Bender, PhD dari Florham Park, New Jersey.

Kurangi secara perlahan.”Saya membuat kesepakatan dengan diri sendiri. Saya bisa menghisap satu batang rokok dalam seminggu jika saya menghilangkan kebiasaan menghisap sebungkus rokok. Musim panas lalu saya hanya menghisap dua batang rokok dan sepanjang musim gugur saya sama sekali tidak merokok. Saya rasa saya sudah berhenti total,” tutur Kevin Gerard Kilpatrick dari San Diego, California.

Biarkan jadi kotor. “Nenek saya membuang semua rokoknya kecuali satu batang yang dibiarkan di lemari dapur. Saat ingin merokok, dia mengambil rokok tersebut, menghisap satu kepulan, mematikan rokok dan mengembalikan ke tempat semula. Hal ini dilakukan berulang-ulang. Seiring waktu, rokok tersebut menjadi berdebu dan jorok. Keinginannya untuk merokok semakin berkurang hingga akhirnya benar-benar berhenti,” ungkap Jessica Ward dari Washington.

Blueberry Cegah Pikun Makin Parah

29 Jan

enflower.org

BLUEBERRY bisa membantu Anda mempertahankan daya ingat. Konsumsi setengah liter jus buah kaya antioksidan ini dinyatakan bisa mencegah penurunan memori.

Penelitian menunjukkan bahwa buah ini membantu menajamkan daya ingat. Efek ini masih bisa dirasakan bahkan setelah terjadi penurunan memori.

Tes memori menunjukkan bahwa para pensiunan mengalami peningkatan daya ingat sebanyak 40 persen setelah minum 0,56 liter jus blueberry sehari selama 12 minggu. Buah ini, menurut peneliti, merupakan cara mudah dan lezat dalam mempertahankan keremajaan otak.

Dalam studi ini, para peneliti dari Amerika Serikat meminta sekelompok pensiunan menjalani tes memori. Setelah itu, mereka diminta minum hingga 0,56 liter jus blueberry setiap hari.

Saat kembali menjalani tes memori tiga bulan kemudian, performa partisipan dalam tugas penyusunan kata meningkat hingga 40 persen. Selain itu, kemampuan mengingat mereka juga meningkat 33 persen. Menurut studi yang dipublikasikan di Journal of Agricultural and Food Chemistry ini, performa pensiunan yang minum jus blueberry jauh lebih baik dibandingkan mereka yang minum jus anggur.

Peningkatan ini, menurut peneliti dari University of Cincinnati, disebabkan oleh kandungan komponen anthocyanin dalam blueberry. Komponen pemberi warna gelap pada blueberry ini dinyatakan bisa mencegah berbagai gangguan termasuk penyakit jantung, kanker, penyakit alzheimer (kepikunan) dan diabetes.

Dalam kaitannya dengan daya ingat, anthocyanin diyakini mempermudah penyampaian pesan dari sel-sel otak dan mencegah kerusakan atau kematian sel.

“Hasil temuan awal ini sangat menjanjikan dan mengindikasikan bahwa penggunaan suplemen blueberry secara konsisten bisa mencegah atau mengurangi kerusakan saraf,” tutur peneliti Robert Krikorian, seperti dikutip situs dailymail.

Tahun lalu, peneliti dari Reading University menemukan bahwa konsumsi smoothie blueberry di pagi hari memacu peforma dalam melaksanakan tugas mental. Hal ini, menurut peneliti, disebabkan oleh kandungan flavonoid (temasuk anthocyanin), yang menjaga pikiran tetap segar dengan menstimulasi aliran darah dan oksigen ke otak.

Rekomendasi Kudapan Pengontrol Gula Darah

29 Jan

wordpress.com

MAKANAN manis tidak selalu menaikkan kadar gula darah. Yang perlu Anda lakukan hanyalah mengganti makanan yang memicu gula darah dengan kudapan yang lebih sehat.

Kuncinya tetaplah memilih makanan yang benar (lezat dan bernutrisi) dengan porsi yang tepat (lebih kecil dan lebih mengenyangkan) pada saat yang tepat (tiga kali makan dan dua kali kudapan). Berikut pilihan kudapan manis yang bisa memuaskan selera, mengenyangkan sekaligus memompa energi.

Instant Strawberry Frozen Yogurt

Kudapan ini bisa membantu Anda melupakan es krim. Kandungan stroberi menghadirkan rasa segar sekaligus menyumbang serat. Makanan ini siap dikonsumsi dalam lima menit dan sama lezatnya dengan tampilannya.

Bahan-bahan
3/4 cangkir stroberi segar atau beku
1/3 cangkir yogurt rendah lemak tanpa rasa
2 sendok teh madu

Cara membuat
1. Potong stroberi berbentuk kotak kemudian letakkan di dalam blender atau mangkuk pengolah makanan yang dilengkapi dengan pemotong besi.

2. Tambahkan yogurt dan madu. Haluskan selama satu hingga dua menit, atau hingga halus. (Anda bisa menambah tekstur dengan membiarkan potongan kecil stroberi tetap ada).

3. Kudapan sehat Anda siap disajikan

Spiced Nut Clusters

Kudapan ini dibuat dengan mencampur kenari, biji labu, dan berry dengan berbagai bumbu. Madu akan menyatukan semua komponen dan sekaligus bekerja sebagai pemanis yang tidak menaikkan kadar gula darah. Saat disantap akan terasa kenyal dan lezat.

Bahan-bahan
1 buah telur, ambul putih telur saja
1 sendok makan madu
1 cangkir kenari
1/2 cangkir biji labu mentah
1/3 cangkir berry kering
1 sendok teh bubuk kayu manis
1 sendok teh jahe halus
1/4 sendok teh kapulaga halus

Cara membuat
1. Panaskan oven dengan suhu 350 derajat fahrenheit. Lapisi loyang dengan kertas perkamen.

2. Kocok putih telur dengan madu dalam sebuah mangkuk ukuran sedang. tambahkan kenari, biji labu, dan berry. Taburi dengan kayu manis, jahe, dan kapulaga. Aduk rata.

3. Letakkan dengan ukuran masing-masing 1/8 bagian ke loyang yang telah dilapisi. Panggang selama 18-20 menit, atau hingga warna berubah kecokelatan.

4. Dinginkan selama 30 menit dan kudapan sehat Anda siap disajikan.

Fudgy Chocolate Brownies

Brownies juga bisa menjadi teman Anda dalam mengontrol gula darah. Kuncinya adalah membuat potongan brownies yang lebih sehat bubuk cokelat tanpa pemanis yang kaya antioksidan dan telur yang kaya omega-3.

Bahan-bahan

Brownies
1 cangkir mentega, lembutkan
1 1/2 cangkir gula pasir
4 buah telur yang telah diperkaya dengan omega-3
2 sendok teh ekstrak vanila
1 cangkir tepung cokelat tanpa pemanis
1 cangkir tepung
3/4 sendok teh soda kue
1/2 sendok teh garam
1 cangkir kenari, dipotong-potong

Frosting
1 cangkir gula confectioners
1/3 cangkir tepung cokelat tanpa pemanis
1/2 sendok makan mentega, lembutkan
2 sendok makan susu rendah lemak

Cara membuat

1. Panaskan oven dengan suhu 350 derajat fahrenheit. Lapisi loyang dengan cooking spray.

2. Buatlah krim dengan menghaluskan mentega dan gula pasir dengan mikser listrik. Masukkan telur ke dalam satu per satu. Tambahkan vanila dan aduk hingga benar-benar menyatu.

3. Saringlah bubuk cokelat, tepung, soda kue dan garam di dalam mangkuk besar. Tambahkan campuran mentega dan aduk hingga menyatu. Masukkan kenari.

4. Tebar adonan dalam loyang yang telah disiapkan kemudian tempatkan di tengah oven. Panggang selama 25-30 menit. Kemudian dinginkan.

5. Haluskan komponen frosting dengan mikser. Taburkan atau oleskan di atas brownies yang masih hangat. Potong menjadi 32 potongan.

Tulang Sehat tanpa Alas Kaki

29 Jan

mercola.com

BELUM memiliki sepatu olahraga bukan lagi alasan untuk tidak melakukan aktivitas fisik, khususnya lari. Pasalnya, studi terbaru mengungkap bahwa lari tanpa alas kaki justru jauh lebih baik.

Lari tanpa alas kaki umum dijumpai di beberapa area di Afrika. Hampir 50 tahun lalu, peraih medali emas olimpiade Abebe Bikila memenangkan lari maraton pertamanya tanpa alas kaki. Sedang pada 1980-an, pelari dari Afrika Selatan Zola Budd masuk ke lintasan tanpa alas kaki.

Baru-baru ini, peneliti menemukan bahwa orang-orang yang lari tanpa alas kaki cenderung mendarat dengan menggunakan ball (tempat penyatuan jari-jari kaki dengan seluruh kaki) atau di bagain kaki. Dengan cara ini, pelari tidak mengguncang tulang.

Tapi, mereka yang lari dengan mengenakan sepatu cenderung mendarat di tumit. Pendaratan seperti ini akan mengirim gelombang kejut yang menyakitkan ke seluruh tubuh.

Peneliti dari Harvard University dan Glasgow University menganalisis gaya berlari dari atlet, baik yang mengenakan sepatu maupun yang lari dengan kaki telanjang.

Hasil menunjukkan, sekitar 75 persen pelari yang bersepatu mendarat di tumit. Artinya, tumit pelari menghantam tanah 1000 kali per mil. Hal ini menciptakan tekanan benturan yang besar dan tiba-tiba.

Sedang mereka yang tanpa alas kaki cenderung mendarat dengan langkah elastis ke arah depan kaki. Mereka lebih condong ke arah jari kaki dan mendarat dengan langkah yang lebih ringan.

Temuan ini, terang peneliti, membantu menjelaskan mengapa banyak pelari dunia dengan daya tahan tinggi berlari sangat baik dengan kaki telanjang.

“Orang yang berlari tanpa alas kaki mendarat dengan cara yang berbeda,” tutur pemimpin studi Dr Daniel Lieberman, profesor bidang evolusi biologi manusia dari Harvard seperti dikutip situs dailymail.

Sebagian besar orang, terang Lieberman, mengira bahwa lari tanpa alas kaki berbahaya dan memicu rasa sakit. Padahal, Anda bisa berlari tanpa alas kaki di permukaan yang yang paling keras sekalipun tanpa rasa sakit.

“Yang Anda perlukan hanyalah sedikit penebalan kulit. Selanjutnya, risiko cederanya akan lebih kecil dibandingkan lari bersepatu,” terang Lieberman.

Turun Lima Kilogram Enyahkan Diabetes

28 Jan

grandmary.org

DIABETES merupakan penyakit yang tidak bisa disembuhkan. Akan tetapi, menurut pakar kesehatan, diabetes merupakan salah satu penyakit yang paling mudah dicegah.

Sayangnya, banyak orang yang sudah prediabetes (mengalami sedikit kenaikan gula darah), tapi tidak menyadari kondisi mereka. Padahal, kondisi ini seringkali berkembang menjadi diabetes dalam waktu 10 tahun ke depan.

Yang lebih disayangkan lagi, banyak orang yang sadar kondisi prediabetes mereka tetapi tidak mengurangi risiko dengan menurunkan berat badan, mengurangi asupan makanan dan memperbanyak olaharga. Ketiga hal tersebut merupakan kebiasaan bagus yang bisa memperbaiki kondisi prediabetes. Selain itu, kebiasaan tersebut bisa membebaskan Anda dari efek diabetes, seperti aktivitas mengontrol kadar gula darah seumur hidup, penyakit kepikunan dan gangguan jantung lainnya. Untuk mencegah diabetes, berikut tujuh trik sederhana yang bisa Anda mulai sejak hari ini.

Turunkan berat badan. Menurunkan 5 kilogram berat badan saja bermanfaat signifikan dalam menurunkan risiko. Orang-orang yang obesitas sekalipun berisiko 70 persen lebih rendah mengalami diabetes jika mereka bisa menurunkan lima persen saja dari berat badan mereka, bahkan jika mereka tidak berolahraga.

Cerdas pilih makanan pembuka. Para pakar menganjurkan Anda untuk menjadikan sayur atau salad dengan vinaigrette (saus yang terbuat dari cuka, minyak, mustard, bawang putih, dsb.) sebagai makanan pembuka. Mengonsumsi sayuran sebelum makan karbohidrat dinyatakan bisa membantu mengontrol kadar gula darah. Selain itu, sebuah studi dari Arizona State University menemukan bahwa penderita diabetes tipe 2 memiliki kadar gula darah yang lebih rendah jika mereka mengonsumsi sekitar dua sendok makan cuka tepat sebelum mengonsumsi makanan berkarbohidrat tinggi.

“Cuka mengandung asam asetat yang bisa menonaktifkan enzim tertentu yang berfungsi mencerna karbohidrat, sehingga memperlambat pencernaan karbohidart,” terang pemimpin studi Carol Johnston, PhD, seperti dikutip situs prevention. Pada faktanya, efek cuka sama dengan obat penurunan gula darah acarbose (Precose).

Kurangi penggunaan mobil. Cobalah berjalan sebanyak yang Anda bisa. Anda tetap akan lebih sehat meskipun berat badan Anda tidak berkurang. Studi dari Finlandia menemukan, partisipan yang paling banyak berolahraga, hingga 4 jam seminggu atau sekitar 35 menit sehari, mengalami penurunan risiko diabetes hingga 80 persen.

Cermat pilih sereal. Pilihan sereal yang tepat bisa membantu menurunkan berat badan dan menjaga keseimbangan gula darah. Selain itu, asupan whole grain tinggi juga dikaitkan dengan penurunan risiko kanker payudara, diabetes tipe 2, tekanan darah tinggi dan stroke. Dan sereal merupakan salah satu sumber terbaik whole grain, tentunya jika Anda memilih jenis yang tepat.

Carilah sereal yang menyertakan tulisan high fiber (tinggi serat) di kemasannya. Pastikan paling tidak mengandung 5 gram per kemasan. Selain itu, perhatikan juga kandungan lain yang justru bisa merusak, seperti gula tambahan atau lemak yang menaikkan kolesterol.

Teruskan kecintaan Anda minum kopi. Jika Anda penggemar kopi, ada baiknya meneruskan kebiasaan minum kopi Anda. Kopi dinyatakan bisa mencegah diabetes. Sebuah studi dari Harvard School of Public Health yang berlangsung selama 18 tahun dengan 126.210 partisipan menemukan, mereka yang minum lebih dari enam cangkir  kopi sehari berisiko 29-54 persen lebih rendah mengalami diabetes tipe 2.

Minum empat hingga lima cangkir mengurangi risiko sekitar 29 persen; satu hingga tiga cangkir hanya mempunyai efek kecil. Kopi yang tidak mengandung kafein (decaf coffee) tidak menawarkan perlindungan. Kafein dalam bentuk lain, seperti teh, soda dan cokelat bisa membantu. Menurut peneliti, kafein bekerja dengan meningkatkan metabolisme. Dan kopi, sebagai sumber kafein utama dalam studi, juga mengandung kalium, magnesium dan antioksidan yang membantu sel-sel menyerap gula.

Kurangi asupan makanan siap saji (junk food). Mengonsumsi makanan siap saji secara teratur bisa meningkatkan risiko diabetes. Studi dari University of Minnesota yang berlangsung selama 15 tahun dengan 3.000 partisipan menemukan, mereka yang makan junk food lebih dari dua kali seminggu mengalami penambahan berat badan sebanyak 5 kilogram. Selain itu, tingkat resistensi insulin mereka juga 2 kali lipat dari mereka yang makan junk food kurang dari sekali seminggu. Penambahan berat badan dan resistensi insulin merupakan dua faktor risiko utama diabetes.

Batasi asupan daging. Studi dari Brigham and Women’s Hospital menemukan, perempuan yang makan daging merah paling tidak lima kali seminggu berisiko 29 persen lebih besar mengalami diabetes tipe 2 dibandingkan mereka yang makan daging kurang dari sekali seminggu. Selain itu, makan daging olahan seperti bacon dan hot dog paling tidak lima kali seminggu berisiko 43 persen lebih besar dibandingkan mereka yang makan kurang dari sekali seminggu. Apa penyebabnya? Menurut peneliti, kandungan kolesterol  dalam daging merah dan zat kimia tambahan selama proses pengolahan merupakan penyebabnya.